Julukan paling gampang disalahpahami dalam seluruh daftar. Kata setan di sini tidak berbicara soal kejahatan.
Lakune Setan — Ela elu, gampang bimbang, dan menurut sumber tidak cocok memegang pimpinan. Kata setan di sini soal ketidaktetapan sikap, bukan kejahatan.
ela elu, ora kena dadi pimpinan — ikut ke sana ke mari, tidak cocok jadi pemimpin
Reaksi pertama orang yang mendapat neptu 11 biasanya kaget. Julukannya terdengar seperti tuduhan moral, apalagi kalau dibaca dengan telinga bahasa Indonesia modern.
Isi paribasannya menunjukkan hal lain sama sekali. Ela elu, ora kena dadi pimpinan. Ela elu berarti ikut ke sana ke mari, mengikuti ke mana pun angin bawa. Yang dipersoalkan adalah ketidaktetapan sikap, bukan niat buruk. Tidak ada satu pun sumber yang kami periksa mengaitkan neptu 11 dengan kejahatan, dan pembacaan seperti itu tidak punya dasar.
KapanLagi menuliskan bahwa seseorang dengan neptu ini tidak memiliki karakter selayaknya seorang pemimpin, dan sering dibuat bimbang dengan berbagai hal. Portal Pati menuliskan hal yang sama, bahwa orang dengan neptu 11 dipercaya tidak bisa menjadi pemimpin karena sifatnya yang tidak tegas sehingga pengambilan keputusan jadi sulit.
Dua sumber independen berhenti di titik yang sama, dan itu membuat pembacaan ini termasuk yang paling kokoh dalam daftar. Bimbang di sini bukan soal kecerdasan. Yang digambarkan adalah orang yang melihat terlalu banyak sisi dari satu perkara sampai sulit memilih salah satunya.
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, dan Jumat Legi. Empat weton dari empat pasaran yang berbeda, hanya Pahing yang tidak terwakili.
Neptu 11 mendapat Ratu dengan neptu 7 dan neptu 15, Jodoh dengan neptu 8 dan neptu 16, serta Tinari dengan neptu 10 dan neptu 18. Hasil Pesthi cuma sekali, yaitu dengan neptu 13. Pegat mengenai neptu 14, dan Sujanan mengenai neptu 12.
Sesama neptu 11 berjumlah 22, sisa 6, yang dibaca Padu, yaitu sering berselisih pendapat tanpa sampai bercerai. Kalau uraian watak neptu 11 soal kebimbangan dipegang, hasil itu terasa masuk akal, meski hubungan antara dua lapisan hitungan ini tidak pernah dinyatakan sumber mana pun.
Beredar luas pembacaan lain yang menggambarkan neptu 11 sebagai orang yang cerdik dan banyak akal, dengan kemampuan membaca situasi secara tajam. Pembacaan itu tampaknya lahir dari menafsirkan kata setan sebagai kelicikan yang cerdas.
Kami tidak memakainya. Pembacaan tersebut tidak kami temukan di sumber yang menyertakan paribasan aslinya, dan artinya bertolak belakang dengan bunyi ela elu. Orang yang digambarkan bimbang oleh paribasan tidak mungkin sekaligus digambarkan tajam membaca situasi. Kalau nanti kami menemukan rujukan yang lebih tua untuk versi itu, halaman ini akan diperbarui.
Tidak. Kata setan dalam julukan Lakune Setan tidak dipakai dalam arti moral. Paribasannya berbunyi ela elu, yang berarti ikut ke sana ke mari, dan yang dipersoalkan adalah ketidaktetapan sikap. Tidak satu pun sumber yang kami periksa mengaitkan neptu 11 dengan kejahatan.
Yang tercatat di sumber adalah bahwa orang dengan neptu ini digambarkan sering bimbang sehingga sulit mengambil keputusan. Itu gambaran watak dalam tradisi lisan, bukan larangan, dan jelas bukan dasar untuk menolak seseorang dari sebuah posisi.
Empat, yaitu Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, dan Jumat Legi. Empat pasaran terwakili, hanya Pahing yang tidak muncul.
Neptu 11 adalah contoh paling jelas kenapa paribasan Jawa penting dipertahankan. Tanpa kalimat ela elu, julukannya gampang ditarik ke mana saja oleh siapa saja.
Primbon itu warisan tafsir Jawa — bacaan budaya, bukan ramalan pasti dan bukan metode prediksi undian.
Halaman ringan dari TOGELTO — situs utama kami. Versi lengkapnya ada di sana.
Informasi & statistik · Bukan bandar · Tidak menerima taruhan/pembayaran · 18+