Weton, hari pasaran, dan neptu — cara kalender Jawa menandai hari.
Kalender Jawa memakai dua siklus sekaligus: tujuh hari seperti yang kita kenal, dan lima hari pasaran — Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Gabungan keduanya disebut weton, dan karena 7 dan 5 baru bertemu di kelipatan 35, satu weton berulang setiap 35 hari.
Tiap hari dan tiap pasaran punya nilai angka; jumlah keduanya disebut neptu. Neptu inilah yang dipakai dalam banyak perhitungan primbon, misalnya untuk menimbang kecocokan atau memilih hari hajatan. Perhitungannya tetap dan bisa diulang siapa saja.
Weton dan neptu adalah sistem penanggalan dan tradisi penentuan waktu yang kaya, dan menariknya justru di situ. Tapi tidak ada kaitan yang bisa diuji antara neptu seseorang dengan hasil undian — angka yang kadang dipasangkan padanya berasal dari tafsir, bukan hitungan.
TOGELTO layer data & edukasi — bukan bandar, tidak menerima taruhan, tidak memproses transaksi.
Halaman ringan dari TOGELTO — situs utama kami. Versi lengkapnya ada di sana.
Informasi & statistik · Bukan bandar · Tidak menerima taruhan/pembayaran · 18+